Miniblog

Puaskan rasa penasaranmu dari pertanyaan sehari-hari yang sering terlupakan

Apa saja warna penggolongan obat di Indonesia dan apa artinya?

Bagikan
Unduh
Dengarkan

Di Indonesia, obat-obatan diklasifikasikan berdasarkan warna penggolongan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Warna penggolongan obat ini digunakan untuk memudahkan identifikasi dan pengawasan obat-obatan di masyarakat. Berikut adalah warna penggolongan obat di Indonesia dan artinya:

1. Obat bebas (warna hijau): Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli dan digunakan oleh masyarakat tanpa resep dokter. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati penyakit ringan dan tidak berbahaya, seperti obat penurun demam, obat batuk, dan obat sakit kepala.
2. Obat bebas terbatas (warna biru): Obat bebas terbatas adalah obat yang dapat dibeli dan digunakan oleh masyarakat tanpa resep dokter, tetapi dengan batasan tertentu. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati penyakit yang memerlukan pengawasan dokter, seperti obat anti-alergi dan obat anti-inflamasi.
3. Obat keras (warna merah): Obat keras adalah obat yang hanya dapat dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati penyakit yang berat dan memerlukan pengawasan dokter yang ketat, seperti obat anti-biotik dan obat anti-kanker.
4. Obat psikotropika (warna kuning): Obat psikotropika adalah obat yang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan hanya dapat dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati penyakit mental, seperti depresi dan skizofrenia.
5. Obat narkotika (warna hitam): Obat narkotika adalah obat yang dapat menyebabkan ketergantungan dan hanya dapat dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati nyeri yang berat dan memerlukan pengawasan dokter yang ketat, seperti morfin dan petidin.

Perlu diingat bahwa warna penggolongan obat di Indonesia dapat berubah-ubah sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa label obat dan meminta saran dari dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat-obatan.

Pelajari lebih lanjut “Apa saja warna penggolongan obat di Indonesia dan apa artinya?” →

← Kembali ke beranda